Belanda Tidak Dukung Larangan Impor Sawit Uni Eropa

MENTERI Luar Negeri Belanda, Stef Blok, menyatakan pemerintah Negeri Kincir Angin tidak mendukung sikap Uni Eropa yang melarang impor produk minyak kelapa sawit (CPO).

Dalam masalah ini, kata Blok, yang ditekankan Amsterdam adalah perkebunan dan produksi CPO secara berkelanjutan atau lestari.

Ketika berkunjung ke Indonesia beberapa tahun lalu, pemerintah Belanda berbicara secara ekstensif tentang minyak sawit. Blok menyadari banyak pihak, terutama petani sawit kecil di Indonesia, sangat bergantung pada komoditas perkebunan itu.

"Karena itu Belanda mendukung larangan impor minyak kelapa sawit," ujar Blok kepada sejumlah jurnalis di Den Haag, Belanda, Selasa (18/2).

Belanda menjalin kerja sama dengan Indonesia melalui nota kesepahaman (MoU), yang bertujuan memajukan industri CPO berkelanjutan. Terutama, agar bisa memberikan manfaat bagi petani kecil atau small holder.

"Jadi kami tidak mendukung larangan minyak kelapa sawit, (tapi) kami ingin bekerja sama dalam produksi minyak kelapa sawit yang berkelanjutan," pungkas Blok.

Blok mengatakan perselisihan antara Uni Eropa dan Indonesia terkait CPO, tengah dibahas pada tingkat Organisasi Perdagangan Dunia (WTO).(OL-11)

Share this article

Tobias Asserlaan 8,
2517 KC Den Haag, Belanda

 

 

www.indonesia.nl

kontak & pelayanan

Buka Kantor:
Senin - Jumat
10.00 - 15.00 

Paspor / Visa: 
Hari RABU & JUMAT saja
11.00-12.00

Kekonsuleran: 
Hari RABU & JUMAT saja
11.00-12.00


KBRI tutup pada hari libur nasional Indonesia dan Belanda

info hari libur 2020

Lokasi & Route