HOTLINE (Hanya untuk WNI / For Indonesian Only) :

062 88 60 509  ::  068 26 40 665  

FIXLINE (jam kerja):

070 3108 100

Anda akan dihubungkan dengan operator untuk mengarahkan kepada Tim Satgas Tanggap Darurat


Kementerian Kesehatan Belanda

0 800 1351

World Health Organization (WHO)

+41 79 89 31 892

Cukup kirim hi ke nomor tsb melalui aplikasi WhatsApp


Situs Penting

Covid19.go.id  ::  RIVM  ::  Nederlandwereldwijd  ::  IATA  ::  ECDC Europe  ::  Rijksoverheid.nl  ::  Government.nl  ::  Peduli WNI Kemlu.go.id

 

Ketentuan khusus bagi pelaku perjalanan internasional yang masuk ke wilayah Indonesia

Mulai berlaku 6 Juli 2021

Guna melindungi masyarakat Republik Indonesia dari imported case peningkatan penularan Virus SARS-CoV-2 dan SARS-CoV-2 varian baru, yaitu, varian Alpha, Beta, Delta, dan Gamma yang berkembang di berbagai negara di dunia, termasuk Indonesia, maka diperlukan respon cepat dari Pemerintah untuk menambahkan ketentuan khusus bagi pelaku perjalanan internasional yang masuk ke wilayah Indonesia.

Dengan demikian Pemerintah Republik Indonesia telah menetapkan:

  1. Surat Edaran Satuan Tugas Nasional Penanganan COVID-19 Nomor 14 Tahun 2021 tentang Ketentuan Perjalanan Orang Dalam Negeri dalam Masa Pandemi COVID-19 (SE-14/2021); dan
  2. Addendum Surat Edaran Satuan Tugas Nasional Penanganan COVID-19 Nomor 8 Tahun 2021 tentang Protokol Kesehatan Perjalanan Internasional pada Masa Pandemi COVID-19 (SE-08 Addendum);

dengan tujuan untuk menerapkan protokol kesehatan yang lebih ketat terhadap pelaku perjalanan baik domestik maupun internasional. Hal-hal pokok yang perlu diketahui yaitu:

  1. Bagi Warga Negara Asing (WNA) pelaku perjalanan dalam negeri sesuai yang diatur dalam SE-14/2021
    1. Setiap individu yang melaksanakan perjalanan orang wajib menerapkan dan mematuhi protokol kesehatan yang berlaku yang ditetapkan di masing-masing daerah asal ataupun tujuan.
    2. Pelaku perjalanan jarak jauh dari dan ke Pulau Jawa serta Pulau Bali yang menggunakan seluruh moda transportasi (darat, udara, dan laut) wajib menunjukkan:
      1. Kartu vaksin pertama,
      2. Surat keterangan hasil negatif tes RT-PCR atau rapid test antigen (sesuai moda transportasi), dan
      3. Menerapkan protokol kesehatan 5M, yaitu: Memakai masker, Mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir, Menjaga Jarak, Menjauhi Kerumunan, serta Membatasi mobilisasi dan interaksi.
    3. Bagi WNA yang sudah berada di Indonesia dan akan melakukan perjalanan, baik domestik maupun internasional, diwajibkan untuk melakukan vaksinasi melalui skema program atau gotong royong sesuai peraturan perundang-undangan yang akan diumumkan selanjutnya.
  2. Bagi Warga Negara Asing (WNA) pelaku perjalanan internasional yang diizinkan memasuki wilayah Republik Indonesia
    1. Kategori WNA pelaku perjalanan dari luar negeri yang diizinkan masuk ke Indonesia masih merujuk pengaturan SE-08/2021, yang mengacu pada ketentuan Peraturan Menteri Hukum dan HAM Nomor 26 tahun 2020 tentang Visa Dan Izin Tinggal Dalam Masa Adaptasi Kebiasaan Baru yang berlaku sejak tanggal 29 September 2020.
    2. Ketentuan tes kesehatan RT-PCR bagi WNA pelaku perjalanan luar negeri yang berlaku saat ini adalah:
      • 3 x 24 jam sebelum keberangkatan;
      • 1 x 24 jam setelah ketibaan di Republik Indonesia; dan
      • 7 x 24 jam setelah ketibaan/ untuk menyelesaikan masa karantina wajib di Indonesia 8 x 24 jam.
    3. Sementara itu, ketentuan kekarantinaan wajib bagi WNA pelaku perjalanan luar negeri (isolasi mandiri dan isolasi wajib hotel) masih diberlakukan sebagaimana pengaturan dalam SE-08/2021, dengan perubahan ketentuan pada durasi waktu isolasi sebagai berikut:
      • Kepala Perwakilan Asing diplomatik dan keluarga dapat melakukan isolasi secara mandiri di kediaman diplomatik selama 8 x 24 jam; dan
      • Diplomat, staf, dan keluarganya, serta WNA umum wajib melakukan isolasi di hotel selama 8 x 24 jam yang dapat dipilih secara mandiri sesuai daftar Hotel/Penginapan yang telah mendapatkan sertifikasi penyelenggaraan akomodasi isolasi COVID-19 oleh Kementerian Kesehatan, dengan biaya seluruhnya ditanggung mandiri.
      • Setelah selesai masa isolasi selama 8 x 24 jam dan dinyatakan negatif, maka semua pelaku perjalanan internasional tetap dihimbau untuk melakukan isolasi secara mandiri di rumah masing-masing hingga 14 (empat belas) hari terhitung sejak tanggal ketibaan di Republik Indonesia.
      • Kewajiban karantina dikecualikan bagi WNA pemegang visa diplomatik dan visa dinas yang terkait dengan kunjungan resmi/kenegaraan pejabat asing setingkat menteri keatas ke Indonesia dan WNA yang masuk ke Indonesia melalui skema Travel Corridor Arrangement, sesuai prinsip resiprositas dengan tetap menerapkan protokol kesehatan secara ketat
    4. Berkaitan dengan Ketentuan Vaksinasi berlaku bagi seluruh WNA pelaku perjalanan internasional, yaitu:
      • Semua WNA yang akan memasuki wilayah Republik Indonesia wajib menunjukkan kartu atau sertifikat (berupa fisik maupun digital) telah menerima vaksin COVID-19 dosis lengkap,
      • Kewajiban menunjukkan kartu atau sertifikat vaksinasi COVID-19 (berupa fisik maupun digital) dikecualikan kepada WNA pemegang visa diplomatik dan visa dinas yang terkait dengan kunjungan resmi/kenegaraan pejabat asing setingkat menteri ke atas dan WNA yang masuk ke Indonesia dengan skema Travel Corridor Arrangement, sesuai prinsip resiprositas dengan tetap menerapkan protokol kesehatan secara ketat.

Ketentuan di atas berlaku sejak tanggal 6 Juli 2021 hingga pemberitahuan perubahannya lebih lanjut

Share this article