Pesan dan Doa Perdamaian dari Belanda

Pada hari Kamis tanggal 2 Mei 2019, bertempat di Aula Nusantara KBRI Den Haag telah diselenggarakan Peringatan Hari Pendidikan Nasional dan Doa Bersama. Kegiatan dihadiri oleh Duta Besar RI, tokoh-tokoh lintas agama, PPLN dan Panwaslu Den Haag serta masyarakat Indonesia. Acara diselenggarakan sebagai bentuk syukur dan doa untuk Indonesia pasca penyelenggaraan pemilu 2019.

Acara diisi dengan Doa Persatuan dan pembacaan Deklarasi Damai di Belanda oleh tokoh lintas agama, PPLN, dan Panwaslu Den Haag.

Dalam sambutannya, Duta Besar RI menyambut baik prakarsa dari para tokoh lintas agama di Belanda untuk mengadakan acara deklarasi dan doa bersama untuk Indonesia yang bertepatan dengan Peringatan Hari Pendidikan Nasional. Semoga negara kita tetap damai dan semakin bersatu. Melalui peringatan Hari Pendidikan Nasional hari ini, kita diharapkan dapat memaknai arti pendidikan dalam lingkup yang lebih luas sekaligus memperbaharui komitmen kita bagi bangsa setelah pesta demokrasi dengan berbagai hiruk-pikuknya di Indonesia.

"Pesan Ki Hadjar Dewantara; Ing Ngarso Sung Tulodo, Ing Madyo Mbangun Karso, Tut Wuri Handayani selalu relevan buat kita semua untuk menjaga persatuan dan memberikan yang terbaik buat Indonesia." Tegas Dubes Puja

Mewakili Ketua PPLN Den Haag, Sdr. Andrea A. Stefanus menyampaikan apresiasi terhadap dukungan masyarakat Indonesia dalam penyelenggaraan pemilu di Belanda, sehingga dapat berlangsung dengan baik. Penyelenggaraan pemilu yang baru lalu adalah pemilu yang sangat rumit berdasarkan kajian dari Lowy Institute di Australia. Keberhasilan Indonesia dalam penyelenggaraan pemilu tersebut menunjukkan telah semakin dewasanya demokrasi di Indonesia.

Sementara itu, Isnawati Hidayah mewakili Panwaslu mengapresiasi dan memberi penghargaan atas kerja keras seluruh pihak dalam penyelenggaraan Pemilu di Belanda, terutama kepada rekan-rekan Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara Luar Negeri (KPPSLN), PPLN, dan khususnya kepada seluruh saksi peserta Pemilu, yang dengan tekun dan persisten mengikuti berjalannya proses pemungutan dan penghitungan suara hingga pagi hari, serta proses rekapitulasi hasil penghitungan sebagai produk akhir Pemilu di Belanda. Apresiasi juga disampaikan atas dukungan penuh dari Dubes RI Den Haag beserta seluruh jajarannya dalam penyediaan fasilitas dan sumber daya yang dibutuhkan demi terselenggaranya semua tahapan Pemilu di Belanda.

Deklarasi damai yang disampaikan oleh para pemuka agama melalui Forum Lintas Agama di Belanda pada intinya memuat:

  1. Ungkapan syukur kepada Tuhan YME atas keberhasilan berlangsungnya pemilihan umum 2019 yang lalu ;
  2. Pengakuan dan apresiasi terhadap dedikasi dan pengorbanan putra-putri Indonesia dalam menjalankan tugasnya selama penyelenggaraan pemilu;
  3. Himbauan agar masyarakat bersabar untuk menanti hasil resmi rekapitulasi penghitungan suara dari KPU;
  4. Himbauan agar pihak pemenang tidak mengekpresikannya melalui euphoria yang berlebihan dan tetap saling menghormati dan menjaga ketertiban umum;
  5. Mendukung agar KPU dapat bekerja secara maksimal, profesional, penuh integritas, netral dan tidak terpengaruh oleh tekanan apapun dan dari siapapun.
  6. Mendukung peran TNI & Polri dalam menjaga keamaan dan ketertiban di seluruh Indonesia dengan netral, bijaksana, berwibawa dan bermartabat serta menindak tegas upaya-upaya memecah belah Bangsa Indonesia dalam bentuk apapun.
  7. Menyampaikan apresiasi kepada semua pihak penyelenggara Pemilu di Belanda.

Acara yang dimulai pukul 17.00 tersebut ditutup dengan acara ramah-tamah dengan santap bersama.

2 Mei 2019
PPLN Den Haag

Share this article

Tobias Asserlaan 8,
2517 KC Den Haag, Belanda

 

 

www.indonesia.nl

kontak & pelayanan

Buka Kantor:
Senin - Jumat
10.00*-13.00 dan 14.00-17.00

Paspor / Visa: 
10.00*-13.00 (Pengajuan)
15.00-16.00 (Pengambilan) 

Kekonsuleran: 
10.00*-13.00 (Pengajuan) 
10.00*-13.00 (Pengambilan)


KBRI tutup pada hari libur nasional Indonesia dan Belanda

info hari libur 2019

* Selama bulan Ramadhan (6 Mei - 4 Juni 2019)

Lokasi & Route