Kebudayaan Maluku makin hits di Negeri Kincir Angin

Group Heka Leka Maluku menarik perhatian dan memukau ratusan pengunjung pada acara WorldProef Culture yang diselenggarakan pada Minggu, 7 Juli 2019, di Oranjepark, Apeldoorn. Duta Besar Republik Indonesia untuk Kerajaan Belanda, I Gusti Agung Wesaka Puja turut hadir dan berkesempatan menyanyikan berbagai lagu Maluku bersama dengan masyarakat Maluku di Belanda seperti lagu Lembe-lembe, Hena Masa Waja dan Lah Pagi Hari.

Dubes Puja menyatakan bahwa KBRI Den Haag mengapresiasi dan berterima kasih atas excellent arrangement yang dilakukan oleh panitia dan kerja sama yang baik dari tahun ke tahun. “Event internasional yang unik dan menarik, ke depan KBRI Den Haag berkomitmen untuk terus hadir di kegiatan ini, dan berharap kegiatan ini akan makin mempererat dan meningkatkan kerja sama antara Indonesia dan Belanda”, tegas Dubes Puja.  

Kedutaan Besar Republik Indonesia berpartisipasi pada acara ini bekerja sama dengan yayasan pendidikan non-profit, Heka Leka Maluku dan Vrienden van Heka Leka yang merupakan Tim Kerja Heka Leka di Belanda. Dalam acara ini, Heka Leka memamerkan pula berbagai kerajinan khas Maluku seperti kain tenun, kalung, anting kerang, kaos dengan desain khas Maluku serta sejumlah kuliner seperti rujak, kenari dan gula merah Saparua.

Kegiatan juga diramaikan dengan penyambutan salah satu biker muda yang datang langsung dari Ambon, Stanly Ferdinandus yang hadir dan menjadikan WorldProef sebagai garis Finish setelah menempuh jarak 462 Km. Penyambutan begitu istimewa karena dilakukan dan disaksikan langsung oleh Duta Besar RI, ketua panitia acara WorldProef dan disaksikan oleh seluruh pengunjung. Sebelumnya, Stanly melakukan kampanye di 13 kota selama tiga hari di Belanda yang dihuni oleh banyak penduduk keturunan Maluku untuk melakukan kampanye kemajuan pendidikan di Maluku dengan tema Bike for Charity, to support Education in Maluku.

KBRI Den Haag berkolaborasi dengan group Heka Leka Maluku untuk tahun ini setelah sebelumnya pada tahun 2017 sukses menjadi host country. KBRI Den Haag memaksimalkan kegiatan ini dengan melakukan promosi budaya, pariwisata, pelayanan kekonsuleran dan imigrasi. Selain masyarakat Belanda dan Indonesia, masyarakat asing dari berbagai negara ikut pula meramaikan dan memenuhi stan KBRI untuk mengikuti quiz mengenai Indonesia dan berkonsultasi mengenai masalah kekonsuleran dan keimigrasian. KBRI Den Haag juga menerima penghargaan karena partisipasi aktifnya selama tujuh tahun dalam acara tersebut sejak tahun 2013. Penghargaan diterima secara langsung oleh Dubes RI.

WorldProef Culture merupakan acara tahunan yang diinisiasi oleh Gelre Association International tersebut merupakan Pasar Internasional yang menyuguhkan aneka ragam kuliner dan promosi budaya dari berbagai negara, antara lain Indonesia, Jerman, Rusia, Tiongkok, Thailand, Italia, India, Suriname, Uzbekistan, Filipina dan Belanda. Kegiatan tahunan ini dibuka secara resmi oleh Wali Kota Dusseldorf dengan dihadiri oleh Wali Kota Apeldoorn serta tamu undangan. Meskipun cuaca mendung dan berangin, hal ini tidak mengurangi minat ratusan pengunjung untuk hadir dan berpartisipasi dalam acara WorldProef 2019.

Share this article

Tobias Asserlaan 8,
2517 KC Den Haag, Belanda

 

 

www.indonesia.nl

kontak & pelayanan

Buka Kantor:
Senin - Jumat
09.00-13.00 dan 14.00-17.00

Paspor / Visa: 
09.00-12.00 (Pengajuan)
15.00-16.00 (Pengambilan) 

Kekonsuleran: 
09.00-12.00 (Pengajuan) 
09.00-12.00 (Pengambilan)


KBRI tutup pada hari libur nasional Indonesia dan Belanda

info hari libur 2019

Lokasi & Route