Dua Komposer Muda Indonesia Curi Perhatian Dunia

Dua Komposer Muda Indonesia, Yayi Wira Pamungkas dan Wilson Leywantono mengharumkan nama Indonesia lewat karyanya di kancah International karena berhasil masuk dalam 14 peserta the most outstanding and talented pada ajang 26th Young Composers Meeting 2020 di Theaterzaal Gigant, Apeldoorn, Belanda.

Meskipun keduanya tidak masuk dalam tiga besar, namun prestasi ini terbilang sangat membanggakan karena selain harus bersaing dengan peserta dari 165 negara, mereka juga harus berlatih bersama komposer-komposer terbaik selama satu minggu sebelum akhirnya karyanya dapat ditampilkan dan disuguhkan pada konser final yang digelar pada tanggal 28 Februari 2020 dihadapan para juri senior bertaraf internasional. Yayi Wira menampilkan karyanya yang berjudul Rampogan Sima, sementara Wilson Leywantono menyuguhkan karyanya dengan judul caprese. Keikutsertaan mereka dalam event tersebut tidak terlepas dari dukungan Pemerintah RI yaitu Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan dan KBRI Den Haag.

Duta Besar RI, I Gusti Agung Wesaka Puja hadir secara langsung dalam kegiatan tersebut untuk memberikan dukungan bersama dengan puluhan komposer dari berbagai benua serta penikmat seni dari berbagai negara. Meskipun hujan dan angin kencang pada malam itu, namun pengunjung tetap memadati dan memenuhi tempat pertunjukan salah satu event yang paling bergengsi bagi komposer muda dunia dan telah melahirkan nama-nama besar dalam bidang musik.

Panitia mengatakan bahwa perhelatan tahun ini merupakan yang paling ketat, karena diikuti oleh peserta yang jumlahnya 165 orang dari berbagai negara dan merupakan terbanyak dalam sejarah penyelenggaraan kegiatan tersebut setiap tahunnya. Negara-negara yang berpartisipasi pada tahun ini antara lain adalah Indonesia, Spanyol, Thailand, Amerika, Kanada, Rusia, Inggris, dan Belgia.

Young Composer Meeting sendiri diselenggarakan oleh Orkest de Ereprijs untuk memberikan kesempatan kepada komposer muda dari seluruh dunia untuk mengembangkan bakat, pengetahuan, dan jaringan mereka. Kegiatan pada tahun ini berlangsung pada tanggal 23-28 Februari 2020. Keluar sebagai pemenang pada tahun ini adalah peserta dari Amerika, Martin Mayo dengan judul Pregones al Bautista dan berhak menerima hadiah sebesar dua ribu lima ratus Euro. Sementara tempat kedua dan ketiga diraih oleh peserta dari Thailand dan Rusia dengan masing-masing hadiah sebesar dua ribu lima ratus Euro dan seribu lima ratus Euro.

Share this article

Tobias Asserlaan 8,
2517 KC Den Haag, Belanda

 

 

www.indonesia.nl

kontak & pelayanan

Buka Kantor:
Senin - Jumat
10.00-15.00

Paspor / Visa: 
10.00-12.00 (Pengajuan)
12.00-13.00 (Pengambilan) 

Kekonsuleran: 
10.00-12.00


KBRI tutup pada hari libur nasional Indonesia dan Belanda

info hari libur 2020

Lokasi & Route