Siaran Pers

Kabar gembira datang dari Uni Eropa untuk dunia penerbangan Indonesia. Melalui siaran pers tertanggal 14 Juni 2018, secara resmi Uni Eropa telah mengeluarkan Indonesia dari EU Flight Safety List. Hal ini berarti all remaining air carriers Indonesia yang berjumlah sebanyak 55 maskapai telah dapat terbang ke Uni Eropa.

Dalam siaran pers tersebut, Violeta Bulc, EU Commissioner for Transport menyatakan:

"The EU Air Safety List is one of our main instruments to continuously offer the highest level of air safety to Europeans. I am particularly glad that after years of work, we are today able to clear all air carriers from Indonesia. It shows that hard work and close cooperation pay off. I am also satisfied that we now have a new warning system to prevent unsafe aircraft from entering European airspace."

Sebagaimana diketahui, Uni Eropa telah menerapkan flight ban terhadap seluruh maskapai penerbangan Indonesia sejak tahun 2007 lalu.

Keputusan ini merupakan hasil dari rangkaian upaya panjang Pemerintah Indonesia. Sebelumnya, Uni Eropa telah secara bertahap mengeluarkan beberapa maskapai Indonesia dari EU Flight Safety List yakni pada 2009, 2011 dan 2016. Sebelum keputusan ini diambil Uni Eropa telah melaksanakan EU Assessment Visit ke Indonesia pada 12-21 Maret 2018. Hasil evaluasi menyeluruh tersebut juga dibahas dalam pertemuan Air Safety Committee di Brussel pada 30 Mei 2018 yang dihadiri oleh Pemerintah Indonesia dan tiga maskapai dari tanah air yaitu Wings Air, Sriwijaya Air, dan Susi Air.

Sebagai negara dengan potensi industri penerbangan yang sangat besar, keputusan Uni Eropa ini merupakan bentuk kepercayaan terhadap otoritas penerbangan dan maskapai penerbangan Indonesia. Keputusan ini juga sejalan dengan opini berbagai badan penerbangan internasional seperti Flight Aviation Administration (FAA) dan International Civil Aviation Organization (ICAO) yang mencatat upaya perbaikan signifikan yang dilakukan Indonesia.

Dubes Indonesia untuk Uni Eropa, Yuri O. Thamrin menyambut baik pencabutan larangan terbang tersebut. “Pencabutan larangan terbang bagi seluruh maskapai Indonesia merupakan bentuk pengakuan Uni Eropa kepada Pemerintah Indonesia dalam meningkatkan keselamatan penerbangan di tanah air. Keputusan Uni Eropa ini diharapkan menjadi pendorong untuk terus meningkatkan keselamatan penerbangan termasuk dalam mendukung industri pariwisata di seluruh wilayah Indonesia” ujar Dubes Yuri.

Dalam semangat kemitraan, Pemerintah Indonesia juga menyambut baik tawaran kerja sama yang disampaikan oleh Uni Eropa dan beberapa negara anggota Uni Eropa untuk senantiasa meningkatkan keselamatan penerbangan di tanah air.

KBRI Brussel, 14 Juni 2018

New York, Amerika Serikat: Indonesia terpilih sebagai anggota tidak tetap Dewan Keamanan PBB (DK-PBB) untuk periode 2019-2020, dalam pemilihan yang dilakukan oleh Majelis Umum PBB di Markas Besar PBB di New York (8/06).

Den Haag, 4 Juni 2018 - Surplus perdagangan Indonesia dengan Belanda Periode Januari-Desember 2017 mencapai angka USD 3  Milyar atau meningkat sebesar 18% dibandingkan periode yang sama tahun 2016 bahkan tercatat paling tinggi dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.

Total Perdagangan Indonesia Belanda periode 2017 mencapai USD 5,06 miliar atau meningkat sebesar 27,2 dibandingkan tahun 2016. Sementara itu, Ekspor Indonesia ke Belanda periode 2017 mencapai USD 4,03  milliar atau naik 24% dibandingkan tahun 2016. Kenaikan ekspor didorong oleh peningkatan ekspor baik sektor migas dan nonmigas. Ekspor migas meningkat 56,05% menjadi USD 54,6 juta, sedangkan ekspor non migas naik  23,7% menjadi USD 3,98 miliar.

“Meningkatnya ekspor Indonesia ke Belanda tahun 2017 yang signifikan ini memperkuat optimisme kita untuk semakin mendorong peningkatan ekspor di tahun 2018 baik dari sisi nilai maupun volume”, ujar Dubes RI untuk Kerajaan Belanda, I Gusti Agung Wesaka Puja

Di sektor non-migas, ekspor Indonesia ke Belanda pada periode 2017 untuk  kelompok industri naik sebesar 24,2 % menjadi  USD 3,8 milyar dibandingkan tahun 2016 yakni USD 3,1 miliar. Produk-produk yang kenaikan ekspornya cukup tinggi antara lain : kelompok HS 15 yakni Animal or vegetable fat and oil naik sebesar 24,5%, HS 38 (Miscellaneous chemical products) sebesar 78%, HS 80 yakni Timah naik sebesar 64,5% dan  HS 18 (cocoa and cocoa preparation) naik sebesar 64,4%. Kenaikan beberapa produk ini menunjukkan sinyal positif akan naiknya permintaan pasar Belanda atas produk Indonesia.

Berbagai upaya promosi dagang  baik melalui pameran  maupun kegiatan temu bisnis dan diplomasi perdagangan telah dilakukan oleh KBRI Den Haag baik sepanjang tahun 2017 maupun  Semester I 2018 dalam rangka terus mempertahankan kinerja Ekspor Non Migas Indonesia ke Belanda  yang pada gilirannya akan berkontribusi terhadap kenaikan ekspor non migas Indonesia secara nasional.

 

KEDUTAAN BESAR REPUBLIK INDONESIA DEN HAAG

KEPUTUSAN KEPALA PERWAKILAN REPUBLIK INDONESIA
UNTUK KERAJAAN BELANDA

NOMOR SK/029/KEPPRI/IX/2017

Surplus perdagangan Indonesia dengan Belanda Periode Januari-Maret 2017 menunjukkan kenaikan yang berlipat ganda yakni  sebesar 71,36% dibandingkan periode yang sama tahun 2016. Angka ini senada dengan data dari Eurostat yakni kenaikan sebesar 45,8% pada periode Januari 2017.

Indonesia terus mendorong percepatan penghancuran senjata kimia oleh possessor States sesuai amanat ketentuan Konvensi Senjata Kimia (KSK). Demikian disampaikan oleh Duta Besar RI Den Haag, I Gusti A. Wesaka Puja, dalam kapasitas sebagai Ketua Delegasi RI dalam Konferensi Negara Pihak KSK (anggota Organisasi Pelarangan Senjata Kimia atau OPCW) ke-21 di Den Haag, pada 28 November – 2 Desember 2016. Sebagaimana diketahui, possessor States tersebut adalah Amerika Serikat, Rusia dan Libia.

Den Haag, 7 November 2016, Kedutaan Besar Republik Indonesia untuk Kerajaan Belanda mengambil bagian untuk mendukung acara “We Love Asia – Indonesia Week” yang digagas oleh Wah Nam Hong Supermarket, dengan meluncurkan Pavilion Indonesia dengan menampilkan tema “Culinary Adventure with Pavilion Indonesia”, yang berlokasi di Markthal Rotterdam (Dominee Jan Scharpstraat 298, 3011 GZ) dimulai dari tanggal 7 hingga 13 November 2016. 

The Embassy of the Republic Indonesia in The Hague in cooperation with Indonesian Tanamera Coffee, the Indonesian Chef Association in the Netherlands (“Indonesia Satu”) and VITO (Visit Indonesia Tourism Office-Amsterdam) will participate in the culinary exhibition event of "Taste of Amsterdam 2016", in Amstelpark , Amsterdam , on 2-5 June 2016 .

Tobias Asserlaan 8,
2517 KC Den Haag, Belanda

 

 

www.indonesia.nl

kontak & pelayanan

Buka Kantor:
Senin - Jumat
09.00-12.00 dan 15.00-16.00

Paspor / Visa: 
09.00-12.00 (Pengajuan)
15.00-16.00 (Pengambilan) 

Kekonsuleran: 
09.00-12.00 (Pengajuan) 
11.00-12.00 (Pengambilan)


KBRI tutup pada hari libur nasional Indonesia dan Belanda

info hari libur 2018

Lokasi & Route