"Bali Weekend" di Museum Volkenkunde, Leiden, memukau Belanda

Tepuk tangan yang meriah dan standing ovation memenuhi Grote Saal Museum Volkenkunde di Leiden pada Sabtu, 17 November 2018 yang baru lalu. Sambutan meriah tersebut mengakhiri penampilan Tari Barong yang dibawakan langsung oleh Dubes RI untuk Kerajaan Belanda, I Gusti A. Wesaka Puja. , diiringi oleh gamelan Swara Shanti dari Amstelveen.  

Disamping Tari Barong, juga dipertunjukkan tarian Kembang Girang oleh sanggar tari Dwi Bumi, dan tari Rangda. Gamelan Swara Shanti membuka pergelaran dengan mengalunkan Sinom Ladrang yang membawa penonton ke suasana kehidupan keseharian di Bali. Pergelaran budaya tersebut merupakan bagian dari "Bali Weekend" (17-18 November) yang dikemas sebagai bagian rangkaian Grand Exhibition Bali "Welcome to Paradise" yang telah dimulai sejak 11 Oktober 2018.

"Bali merupakan destinasi pariwisata yang terkenal di Belanda, oleh karena itu partisipasi saya hari ini adalah untuk memberikan apresiasi kepada masyarakat Belanda melalui tarian Barong Bali. Semoga para pengunjung terhibur dengan apa yang telah disuguhkan dan dapat mempererat  hubungan antara kedua negara utamanya di sektor pariwisata dan budaya" ujar Duta Besar I Gusti Agung Wesaka Puja selepas penampilannya. 

Harapan serupa disampaikan oleh Anak Agung Bagus Krishna Sutedja, pelatih gamelan Swara Shanti, yang baru saja menyelesaikan program masternya di Codarts Rotterdam, dan Aafke, salah satu warga Belanda pegiat kebudayaan Bali. Di akhir pekan ini, Aafke juga memberikan workshop tari Bali kepada anak-anak Belanda yang mengunjungi Volkenkunde.

Selama akhir pekan 17-18 November pengunjung tidak hanya padat mengunjungi pameran, tetapi juga menonton pergelaran budaya dan mengikuti berbagai workshop yang diselenggarakan. Workshop dan presentasi seputar Bali meliputi antara lain demo memasak makanan Bali, menyiapkan sesaji, membuat barang seni dengan mengolah sampai. Pemaparan akan menonjolkan berbagai topik termasuk berbagai kesenian dan tempat-tempat suci di Bali, serta topik humaniora seperti rumah yatim piatu dan permasalahan sampah di Bali sebagai salah satu tujuan pariwisata favorit.   

Pameran Bali yang bertemakan "Welcome to Paradise" dibuka secara resmi pada tanggal 11 Oktober 2018 di Museum Volkenkunde, Leiden, Belanda oleh Duta Besar RI untuk Kerajaan Belanda, I Gusti Agung Wesaka Puja dan Wali Kota Leiden serta Direktur Umum Museum Volkenkunde, Stijn Schoonderwoerd yang dihadiri oleh ratusan pengunjung. Salah satu kunci kesuksesan Bali menjadi salah satu destinasi wisata dunia adalah karena Bali terkenal dengan keindahan alamnya, kehangatan masyarakatnya dan keharmonisannya. Masyarakat Bali juga selalu menjaga  ajaran agama yang menitikberatkan bagaimana antara sesama bisa hidup secara rukun dan damai.  Masyarakat yang menjalankan Tri Hita Karana yang mengajarkan konsep keharmonisan hubungan antara Manusia dengan Tuhan, dengan Sesama dan dengan Alam Lingkungan.

Museum Volkenkunde yang terletak 19 KM dari kota Den Haag merupakan museum yang memiliki koleksi terbesar tentang Bali di luar Indonesia, selain koleksi dari berbagai negara seperti Asia, Afrika dan Timur Tengah. 250 koleksi karya seni Bali ternama ditampilkan dalam Pameran "Welcome to Paradise" kali ini. Pameran dijadwalkan akan berlangsung hingga 26 Mei 2019. Lebih dari 200 ribu orang Belanda berwisata ke Bali setiap tahunnya.

 

Share this article

Tobias Asserlaan 8,
2517 KC Den Haag, Belanda

 

 

www.indonesia.nl

kontak & pelayanan

Buka Kantor:
Senin - Jumat
09.00-12.00 dan 15.00-16.00

Paspor / Visa: 
09.00-12.00 (Pengajuan)
15.00-16.00 (Pengambilan) 

Kekonsuleran: 
09.00-12.00 (Pengajuan) 
11.00-12.00 (Pengambilan)


KBRI tutup pada hari libur nasional Indonesia dan Belanda

info hari libur 2018

Lokasi & Route